Kongres IKA TF 2018

Tanggal 03 Nov 2018 adalah momen bersejarah atas penyelenggaraan Konggres IKA TF ITS di Gedung Indonesia Power. Pagelaran Konggres ini menghasilkan regenerasi ketua komjur dari kepemimpinan Cak Judi Achmadi (TF 85) kepada Cak Didik Surya Waskita (TF 97). Sungguh, kali ini, IKA TF menghasilkan hatrick!!!

Gol pertama yang sangat spektakuler. Ketua komjur dipilih berdasarkan voting online one man one vote (OMOV). Partisipasi pemilih cukup tinggi, yaitu 1300an alumni. Menurut Ketua Umum PP IKA ITS, Cak Dwi Sucipto, sistem pemilihan ini adalah yang pertama di lingkungan IKA ITS. Dan menariknya, ketua komjur terpilih, Cak Didik masih berusia 40 tahun, termasuk ketua komjur termuda untuk ukuran jurusan/ departemen yg berusia > 50 tahun.

Gol indah kedua tercipta dari permainan kaki ke kaki. Cak Mas’ud Khamid (Direktur PT. Pertamina, mantan Dir. Telkom) dan Cak Joko Driyono (wakil ketua umum PSSI), keduanya ber-talk show yang dipandu oleh Ning Inne (TF88). Keduanya mengutarakan pentingnya berkolaborasi. Bekerja sama membangun persepakbolaan nasional. Menjadikan stadion Gelora Bung Karno yang memiliki kapasitas pemancar telekomunikasi berorde Terabit per second untuk live streaming puluhan ribu penonton. Keduanya juga bahu membahu menjadikan BUMN turut sebagai sponsor liga/klub bola/PSSI. Kolaborasi kedua orang ini mudah dilakukan karena keduanya sesama alumni TF 84.

Gol ketiga tercipta melalui tandukan Mbah Sujiwo Tejo. Melalui olah rasa dan seni, beliau menginspirasi bahwa masa depan bangsa kita terletak pada kebijakan-kebijakan di masa lampau. Mbah Sujiwo mengajak peserta menendangkan dan meresapi produk masa lalu, karya Sosro Kartono.

Sugih tanpo bondo
Digdoyo tanpo aji
Trimah mawi pasrah
Sepi pamrih tebih ajrih
Langgeng tanpo susah
tanpo seneng
antheng mantheng, sugeng jeneng.

Saya sebagai peserta merasa bersyukur dan bahagia menjadi bagian acara ini. Saya juga yakin bahwa para peserta turut merasakan kebahagian akan kebersamaan ini. Masih menurut Mbah Sujiwo “Banyak orang memperjuangkan kebahagiaannya sendiri, namun lupa, bahwa sejatinya kebahagiaan tertinggi terletak pada membuat orang lain bahagia.” Kami ucapkan terima kasih dan selamat kepada para panitia SC, OC, donatur/sponsor, peserta dan seluruh keluarga besar IKA TF, bahwa Konggres IKA TF telah mewujudkan kebersamaan, dan semuanya bahagia.

Leave a comment

Trending